NT$470

Pangeran Diponegoro, putra Sri Sultan Hamengkubuwono III, adalah pahlawan nasional yang menentang politik busuk kolonial Belanda. Munculnya perlawanan Pangeran Diponegoro terhadap kolonial Belanda berawal dari penobatan Sri Sultan Hamengkubuwana IV sebagai raja di Kesultanan Yogyakarta. Puncak perlawanan ditandai dengan perang gerilya melawan Belanda yang dikenal sebagai Perang Jawa. Dalam Babad Diponegoro karya Pangeran Diponegoro ini dikisahkan riwayat kehidupan para leluhurnya sejak Prabu Brawijaya hingga Sri Sultan Hamengkubuwana III, perang gerilya, juga menyinggung pemikiran sufistik Jawa-Islam Pangeran Diponegoro.