Buku “32 Tahun Menjarah Alam” mengupas tuntas bagaimana kebijakan politik Orde Baru (1966-1998) mengubah kekayaan alam Nusantara menjadi mesin uang bagi segelintir elit, sembari meninggalkan luka permanen pada bumi kita.
Dari eksploitasi hutan hingga kontrak tambang raksasa, setiap prosesnya adalah pengingat bahwa “pembangunan” seringkali dibayar dengan harga yang terlalu mahal: masa depan lingkungan kita. Sudahkah kita belajar dari sejarah, atau kita sedang mengulanginya?










Reviews
There are no reviews yet.