Matappa

NT$770

Di luar misi menerjemahkan Alkitab, Matthes rela keluar masuk pedalaman Sulawesi Selatan untuk mengumpulkan potongan-potongan I La Galigo. Bukan untuk memahami bahasa Bugis semata, melainkan juga demi menggali makna yang terpendam dalam I La Galigo yang ia yakini berbeda dari semua pengetahuan yang pernah ia pelajari di Belanda.

 

Sementara Colliq Pujié menyusun salinan, merangkai cerita yang berserak hingga menjadi I La Galigo. Colliq Pujié juga menulis attoriolong Kedatuan Tanete dan Tana Ugi. Dua pekerjaan itu ternyata saling bertaut dengan ingatan masa kecil, pandangannya hari itu, dan ide-ide pihak yang berseberangan dengannya.

 

Namun, seperti cuaca di negeri tropis yang kerap diterpa badai dan kemarau panjang, begitu pula kehidupan mereka. Matthes dan Colliq Pujié harus menghadapi kehilangan seseorang yang sangat berarti bagi hidup mereka. Tantangan untuk menghadapi kehilangan rupanya lebih sulit daripada menemukan potongan-potongan dan menyusunnya menjadi I La Galigo yang utuh. Matappa adalah buku terakhir dari trilogi yang mengisahkan dua orang dengan dua tujuan yang berbeda, tetapi terus bahu-membahu hingga saling mengerti satu sama lain.

Matappa
Matappa

NT$770

Add to cart