Kami menyukai hari-hari di ruang cuci. Kami masuk dalam keadaan kotor dan
keluar
dengan tangan-tangan yang bersih. Suara-suara pelan memantul di dinding ruang
cuci,
tapi tidak ada yang perlu bicara karena kata-kata akan ditelan suara mesin yang
bergetar menabrak dinding-dinding dan menggilas lantai-lantai. Di dalam ruang
cuci,
kami ditelan dan ditenggelamkan dan dimuntahkan kembali dengan kotoran badan
kami terkubur di dalam wadah penyucian. Kami keluar dari sini, kami putih. Di
ruang
cuci, kami sunyi.
* * *
Kapan Nanti berisi delapan cerita penuh keajaiban. Kita akan diajak ke pojok
ruang
cuci, ke hutan yang dari antara pepohonan tinggi muncul wanita kecil bertopeng
kelinci, juga mengikuti kisah Kin yang menggunakan kartu kredit orangtua untuk
membeli one way ticket dan melanconglah satu keluarga Kin. Tidak biasa dan
memantik
imajinasi.








Reviews
There are no reviews yet.