Novel Bermuara Tuhan

NT$570

Katanya, setelah seseorang meninggal dunia, ia akan dihadapkan pada sebuah layar besar. Di mana akan ditampilkan setiap adegan dari pertama kali lahir ke dunia hingga akhirnya kembali kepada Sang Pencipta. Maka, di sinilah Khalil berada, di ruangan serba putih yang sepi, sunyi, dan hanya diisi oleh dirinya sendiri dengan sebuah televisi berukuran besar.

Khalil Syailendra, laki-laki berusia 25 tahun, penyair dan penulis yang memulai kariernya 7 tahun yang lalu, sebelum ulang tahunnya yang ke-26, menggunakan tangannya untuk merenggut nyawanya sendiri. Ia pikir, segala penderitannya akan berakhir apabila ia mengakhiri hidupnya, lalu Ibu dan Bapak akan berbahagia, dan keduanya pun akan tetap menjalani hidup seperti biasanya. Namun, ternyata ia salah. Ibu dan Bapak tak lagi pernah berbahagia. Jiwa keduanya seperti ikut mati dan terkubur bersama Khalil.

Lantas, apa yang dirasakan oleh Khalil Syailendra setelah menyaksikan setiap adegan yang diputar bagaikan klip film itu? Dan, bagaimana perasaannya setelah menjadi bagian dari sebuah kematikan yang ia rencanakan sendiri?

Novel Bermuara Tuhan
Novel Bermuara Tuhan

NT$570

Add to cart