Ada Kalanya: Catatan Menemukan Diri dari Kedai Kopi

NT$570

Terkadang kamu berubah karena ambisi. Terkadang kamu bertahan karena tak ingin

kehilangan. Terkadang kamu mengejar ilusi karena sebuah penolakan.

 

 

 

 

Semua itu bergumul di kepalamu, seperti instalasi lampu yang pecah di ruang

tengah. Dan ketika itu terjadi, ada kalanya kamu harus pergi. Bukan menapaki

kaki di gunung-gunung tertinggi. melainkan menyelam ke dalam diri sendiri. Oleh

karena itu, mari berjalan beriringan, mencari kembali semua hal yang membuatmu

menjadi seperti hari ini.

 

 

 

 

Prolog:

 

Apa yang membuatmu menjadi seperti hari ini? Seseorang yang tegak berdiri.

Seseorang yang telah berjabat tangan dengan kesalahan-kesalahan di masa lalu.

Seseorang yang telah berani membuka lembaran lembaran baru. Atau mungkin belum?

Kepalamu masih tertunduk. Kamu masih enggan berjabat tangan dengan

kesalahan-kesalahanmu. Kamu masih menjadi orang yang sama seperti ketika kamu

memulai untuk bercita-cita. Lembaran bukumu masih tertimbun di antara tumpukan

keraguan dan keengganan untuk bergerak. Di tengah rasa frustasi dan

ketidakmampuan, kamu mulai melihat ke belakang, mengambil jarak dengan sendiri.

Mencari tahu apa sebenarnya alasanmu melakukan apa yang kamu lakukan saat ini.

Ada Kalanya: Catatan Menemukan Diri dari Kedai Kopi
Ada Kalanya: Catatan Menemukan Diri dari Kedai Kopi

NT$570

Add to cart