NT$530

Banyak orang mencari kepuasan diri hingga melanglang buana tanpa tentu arah, berusaha meraihnya melalui kepemilikan maupun keriaan yang ditawarkan oleh dunia. Padahal, kepuasan sejatinya berasal dari dalam diri. Buah dari usaha kita mengembangkan kesadaran diri, bersyukur, dan fokus pada hal yang benar-benar penting. Dengan bekal itu, kita dapat menemukan kedamaian serta kepuasan abadi, tak peduli seberapa kuat badai menerjang.

 

The Golden Sayings, naskah berusia lebih dari dua milenium yang masih relevan hingga kini sebagai panduan untuk menjalani kehidupan yang damai dan bermakna. Mulai dari penguasaan diri hingga penerimaan akan takdir, Epictetus mengajarkan kita untuk dapat mengembangkan kebijaksanaan batin dan moral yang akan membantu kita menghadapi beragam tantangan kehidupan.

 

Naskah ini diperkaya dengan pemaknaan oleh Lia Golledge, Prokopton* yang telah menjalani hidup Stoik selama satu dekade. Diharapkan, nilai-nilai yang diungkapkan Epictetus pada buku ini dapat lebih mudah Anda resapi dan praktikkan.

 

*Istilah dalam Stoikisme, yaitu orang yang berusaha menjadi lebih baik.

 

Pujian/Endorsement “

Epictetus mengajarkan kita arti kebebasan sejati.”

–Lia Golledge, Penulis, Entrepreneur, Founder Coach

 

“Epictetus membuktikan bahwa Stoikisme bisa diterapkan pada setiap situasi hidup, apa pun nasib yang menimpa.”

–Daily Stoic

 

“Epictetus mengingatkan kita bahwa ketenangan dan stabilitas berasal dari pilihan dan penilaian kita, bukan dari lingkungan.”

–Ryan Holiday, Penulis The Daily Stoic: 366 Meditations on Wisdom, Perseverance, and the Art of Living

 

“Filosofinya sangat relevan dengan dunia kontemporer abad ke-21 yang beragam, berkecepatan tinggi, dan selalu berubah, di mana kita berperan sebagai pemimpin.”

–Suzi McAlpine, Penulis Beyond Burnout: How to Spot It, Stop It and Stamp It Out

 

Keunggulan

• Sarat dengan kebajikan berusia dua milenium, yang masih relate untuk diterapkan pada masa kini.

• Berisi kalimat penuh hikmah yang akan membuat hidupmu lebih ringan dan legawa.

• Dikemas dengan bahasa yang lebih ngepop. Dapat dibaca oleh siapa saja.

• Disertai dengan pemaknaan oleh Lia Golledge, seorang praktisi Stoik yang sudah mempraktikkan nilai-nilai Stoikisme sejak satu dekade lalu.

• Terdiri dari 185 fragmen, sehingga mudah dibaca kapan saja, di mana saja.

• Karena cenderung pendek-pendek, The Golden Sayings banyak memuat kalimat yang dapat dijadikan quotes.