NT$530

Borderline of Love bercerita tentang seorang perempuan yang terlibat hubungan dengan pria yang karismatik namun memiliki sisi gelap dan emosi yang tidak stabil. Pertemuan mereka berawal dari ketertarikan yang kuat—hubungan yang terasa begitu dalam, penuh perhatian, dan membuat tokoh utama merasa dicintai secara utuh.

 

Namun seiring waktu, cinta tersebut berubah menjadi hubungan yang penuh tekanan. Rasa cemburu berlebihan, sikap posesif, dan ledakan emosi mulai muncul. Sang pria menunjukkan perilaku yang manipulatif dan kontrol yang berlebihan, sementara sang perempuan terjebak dalam perasaan takut kehilangan sekaligus takut disakiti.

 

Konflik semakin memuncak ketika trauma masa lalu dan gangguan emosional mulai memengaruhi dinamika hubungan mereka. Tokoh utama harus menghadapi dilema besar: bertahan karena cinta, atau pergi demi menyelamatkan dirinya sendiri. Pergulatan batin ini menjadi inti cerita—tentang bagaimana seseorang belajar mengenali batas antara cinta yang tulus dan cinta yang merusak.

 

Novel ini tidak hanya menyajikan kisah romansa, tetapi juga mengangkat isu kesehatan mental, toxic relationship, dan pentingnya mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain.