Blurb “Aku tak pernah melihat orang sepertinya, sebelum maupun sesudahnya.”
–Ali bin Abi Thalib r.a.
Para sahabat selalu rindu ingin bertemu Nabi Saw. ketika mereka berpisah dari majelisnya. Senyumnya, senda guraunya, memberi kesan pada setiap orang yang berjumpa dengannya. Terbayang betapa bahagianya para sahabat, shalat berjamaah, berpuasa, dan berlebaran bersamanya. Beliau adalah guru yang bijak sekaligus teman yang berbudi.
Sebagai pengikut yang tidak pernah bersua, kita hanya bisa membayangkan dan memahami rasanya menjadi sahabat beliau di dunia ini lewat hadis-hadis. Membaca riwayat tentang beliau, tidak hanya menambah kecintaan kita, tetapi juga kerinduan kita untuk menjadi salah satu sahabatnya di surga.
Buku ini mengajak kita tak sekadar mengenal Rasulullah Saw., tetapi juga ikut merasakan hidup bersama beliau melalui pengalaman para sahabat.
Keunggulan
– Ditulis oleh seorang dai dan imam asal New Orleans, Amerika Serikat, yakni Omar Suleiman.
– Penulis merupakan salah satu Muslim paling berpengaruh di Amerika.
– Penulis dikenal concern terhadap isu perdamaian.
– Penulis merupakan Pendiri Lembaga Yaqeen Institute for Islamic Research, yang berfokus pada aksi perdamaian antar-lintas agama.
– Buku ini bergenre syamâ’il, yang khusus mengulas tentang karakter dan figur Nabi Muhammad Saw., dari pandangan para sahabat. Dengan membaca buku ini, kita tidak hanya sekadar mengajak pembaca untuk mengenal Rasulullah Saw., tetapi juga ikut merasakan hidup bersama beliau melalui pengalaman para sahabat.
– Membaca buku ini, kita seolah berhadapan langsung melihat akhlak dan gerak-gerik Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
– Buku ini bisa menjadi obat bagi siapa pun yang rindu kepada Rasulullah.
– Biasanya, kitab syamâ’il ditulis dengan rincian hadis yang panjang dan cukup rumit dipahami, dan karenanya membutuhkan syarah/penjelasan. Tetapi buku ini ditulis dengan bahasa populer, sehingga dapat memudahkan pembaca dalam memahaminya












Reviews
There are no reviews yet.