Berjalan terus sambil memikul ratapan yang terpendam ibarat membawa duri dalam daging—atau racun yang perlahan menyebar ke seluruh diri. Tidak jarang, terlalu banyak ratapan yang menumpuk dan tidak pernah terlepaskan, hingga berubah dari sekadar kesedihan menjadi bagian dari kepribadian.
Karena itu, menyelami ratapan dengan cermat sering kali menjadi langkah awal menuju perubahan diri.
Ratapan adalah luka dan duka. Dan luka serta duka hadir dalam banyak bentuk: rasa sepi, mencintai dalam diam, rasa hina diri, hingga perpisahan.
Sering kali, satu-satunya jalan untuk melanjutkan dan membangun hidup adalah dengan menyelesaikan ratapan kita sendiri.
BUKU LAMENT hadir sebagai teman bagi pembaca untuk merilis ratapan yang terpendam atau mengurai rasa yang sulit diungkapkan. Ratapan itu dibagi ke dalam empat bagian utama: rasa sepi, jatuh cinta, rasa hina dan penolakan, serta perpisahan.
Seorang tokoh bernama Jashter akan menjadi pengantar Anda memasuki dunianya—dunia yang barangkali tidak jauh berbeda dari dunia Anda sendiri.








Reviews
There are no reviews yet.